BTS, grup Korea Selatan yang menjadi salah satu artis terbesar di dunia, telah tampil di Perserikatan Bangsa-Bangsa lebih dari sekali — bukan untuk menggelar konser biasa, melainkan untuk berbicara langsung kepada audiens global tentang harga diri, kaum muda, dan harapan. Berikut panduan sederhana dan akurat tentang apa yang mereka katakan, kapan, dan mengapa itu penting.
Siapa BTS, dan mengapa mereka ada di PBB?
BTS (juga dikenal sebagai Bangtan Sonyeondan, atau Bangtan Boys) adalah grup beranggotakan tujuh orang dari Korea Selatan: RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V, dan Jungkook. Mereka debut pada 2013 dan tumbuh menjadi fenomena global, dikenal dengan musik yang kerap menyentuh kesehatan mental, penerimaan diri, dan tekanan yang dihadapi kaum muda.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) adalah organisasi internasional tempat pemerintah dunia bertemu untuk membahas masalah bersama seperti perdamaian, pendidikan, dan hak-hak anak. Tidak biasa bagi grup musik untuk berbicara di sana. BTS diundang karena basis penggemar muda mereka yang besar dan terlibat (dikenal sebagai ARMY) serta kemitraan mereka yang berlangsung lama dengan UNICEF, badan PBB yang berfokus pada anak-anak. Penampilan mereka terkait dengan acara-acara PBB dan inisiatif yang berfokus pada kaum muda, bukan promosi musik.
2018: Pidato "Speak Yourself" yang menjadi viral
Pada September 2018, BTS berbicara di Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York selama acara kaum muda UNICEF yang terhubung dengan Sidang Umum PBB (pertemuan tahunan utama PBB para pemimpin dunia). Pemimpin grup, RM, menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris atas nama para anggota.
Pidato itu merupakan bagian dari peluncuran "Generation Unlimited", sebuah kemitraan yang didukung UNICEF yang bertujuan memperluas pendidikan, pelatihan, dan peluang bagi kaum muda. RM mengaitkan hal ini dengan pesan "Love Yourself" milik BTS dan mendorong para pendengar untuk "speak yourself" — menemukan suara mereka sendiri dan membagikan siapa diri mereka yang sesungguhnya.
- RM berbicara secara terbuka tentang tumbuh dengan keraguan diri dan ketakutan akan penilaian orang lain.
- Ia mendorong kaum muda untuk menghargai diri sendiri terlepas dari latar belakang, identitas, atau asal mereka.
- Kalimat penutupnya — meminta audiens untuk memberitahukan nama dan kisah mereka — menjadi banyak dikutip.
Pidato 2018 adalah yang paling terkenal dari penampilan-penampilan BTS di PBB dan dibagikan secara luas secara daring, membantu menyebarkan pesan mereka jauh melampaui basis penggemar yang sudah ada.
2020 dan 2021: Berbicara di masa-masa sulit
BTS kembali ke panggung PBB pada tahun-tahun berikutnya, kali ini dengan seluruh grup berbicara dan dalam format yang dibentuk oleh pandemi COVID-19.
- 2020: Ketujuh anggota menyampaikan pesan yang terhubung dengan acara terkait Sidang Umum PBB. Berbicara pada periode awal pandemi, mereka mengakui kesulitan, isolasi, dan ketidakpastian yang dirasakan banyak orang — terutama kaum muda — sembari menawarkan pesan ketahanan dan harapan.
- 2021: BTS kembali tampil dalam kaitannya dengan Sidang Umum PBB, kali ini sebagai bagian dari delegasi Korea Selatan, setelah ditunjuk oleh negara tersebut sebagai utusan khusus untuk peran diplomatik dan yang berfokus pada kaum muda. Para anggota berbicara tentang bagaimana kaum muda menghadapi masa pandemi dan berbagi pandangan yang lebih penuh harapan dan berorientasi ke depan. Kunjungan mereka juga mencakup video penampilan musik yang difilmkan di markas besar PBB yang dirilis bersamaan dengan acara tersebut.
Di sepanjang penampilan-penampilan ini, benang merah yang konsisten adalah empati terhadap kaum muda dan penekanan pada harapan, perubahan, serta menatap ke depan.
Apa itu kampanye "Love Myself"?
"Love Myself" adalah kampanye anti-kekerasan dan harga diri yang diluncurkan BTS bersama UNICEF. Kampanye ini dimulai pada 2017 dan terhubung dengan serial album "Love Yourself" milik grup, yang dibangun di atas gagasan bahwa mencintai diri sendiri adalah titik awal untuk peduli kepada orang lain.
- Kampanye ini mendukung kerja UNICEF yang lebih luas untuk mengakhiri kekerasan terhadap anak-anak dan kaum muda serta mempromosikan kesejahteraan mereka.
- Kampanye ini meningkatkan kesadaran dan menggalang dana melalui donasi, merchandise yang terkait dengan kampanye, dan kontribusi yang terhubung dengan proyek.
- Kampanye ini memberi landasan dunia nyata bagi penampilan-penampilan BTS di PBB — pidato mereka bukan acara yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari kemitraan yang sedang berlangsung.
Bagi pendatang baru, inilah cara paling sederhana untuk memahami BTS di PBB: musik, pidato, dan kampanye itu sama-sama berbagi satu pesan inti — menghargai diri sendiri dan menghormati orang lain berjalan beriringan.
Mengapa BTS di PBB itu penting
Penampilan BTS di PBB patut dicatat karena beberapa alasan yang mudah diapresiasi bahkan jika kamu baru mengenal grup ini:
- Sebuah panggung yang tidak biasa: Jarang ada grup pop yang diundang untuk berbicara kepada audiens global di Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang menandakan betapa besar jangkauan budaya yang telah dibangun BTS.
- Pesan untuk kaum muda: Pidato mereka berfokus pada penerimaan diri, kesehatan mental, dan harapan — tema yang menggema bagi jutaan pendengar di seluruh dunia.
- Soft power untuk Korea: Penampilan-penampilan ini sering dikutip sebagai contoh bagaimana budaya Korea (kadang disebut Gelombang Korea, atau Hallyu) menjangkau panggung dunia, dengan BTS mewakili Korea Selatan dalam forum internasional.
Entah kamu datang demi musiknya atau pesannya, BTS di PBB adalah titik masuk yang baik untuk memahami mengapa grup ini begitu terhubung dengan banyak orang di seluruh dunia.
❓ FAQ
Berapa kali BTS berbicara di Perserikatan Bangsa-Bangsa?
BTS telah tampil di Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam beberapa kesempatan. Mereka paling dikenal karena tiga penampilan yang terkait dengan acara PBB: 2018, 2020, dan 2021. Pidato 2018, yang disampaikan oleh pemimpin RM, adalah yang paling terkenal.
Apa yang dikatakan BTS dalam pidato PBB 2018 mereka?
Pada acara PBB 2018 di New York, RM berbicara atas nama BTS tentang mengatasi keraguan diri dan belajar menghargai diri sendiri. Mengacu pada pesan "Love Yourself" milik grup, ia mendorong kaum muda untuk "speak yourself" — menemukan suara mereka sendiri dan membagikan kisah mereka yang sebenarnya terlepas dari latar belakang mereka.
Apa itu kampanye "Love Myself"?
"Love Myself" adalah kampanye yang diluncurkan BTS bersama UNICEF pada 2017, terhubung dengan album "Love Yourself" mereka. Kampanye ini mendukung kerja UNICEF untuk mengakhiri kekerasan terhadap anak-anak dan mempromosikan kesejahteraan kaum muda, serta memberi landasan dunia nyata bagi penampilan-penampilan BTS di PBB.
Mengapa grup pop diundang ke Perserikatan Bangsa-Bangsa?
BTS diundang terutama karena basis penggemar muda mereka yang besar dan terlibat serta kemitraan mereka yang berkelanjutan dengan UNICEF. Penampilan mereka terkait dengan inisiatif kaum muda PBB dan acara terkait Sidang Umum, di mana pesan mereka tentang harga diri dan harapan bagi kaum muda sesuai dengan agenda — bukan sebagai konser biasa.